YOGYAKARTA – PSIM Yogyakarta akan menjalani laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/26 dengan menjamu PSM Makassar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (10/4) kickoff 15.30 WIB. Misi untuk mengamankan tiga poin dikibarkan Laskar Mataram mengingat kemenangan menjadi hal yang sulit didapat pada sembilan laga terakhir.
Tercatat, dari sembilan laga terakhir yang dijalani, PSIM hanya mampu mencatat sekali menang, lima kali imbang dan tiga kali kalah. Satu-satunya kemenangan didapat PSIM saat tandang melawan PSBS Biak pada laga pekan ke-23 lalu dengan menang lewat skor 4-2.
Pada laga terakhir di pekan ke-26 pekan lalu, PSIM harus menyerah 0-1 dari Dewa United FC di kandang lawan. Tak heran jika Laskar Mataram mengusung motivasi tinggi demi mengamankan tiga poin dihadapan pendukung sendiri.
Meski catatan kemenangan tim sedang menjadi sorotan, pelatih kepala PSIM, Jean Paul Van Gastel menegaskan bahwa proses persiapan lawan PSM tidak mengalami perubahan signifikan.
“Persiapannya, seperti biasa, tetap sama terlepas dari hasil yang kita dapatkan, jadi tidak ada perbedaan. Sudah jelas bahwa kami mencoba memenangkan setiap pertandingan. Jadi tidak ada bedanya apakah kami menghadapi Persija Jakarta, Persib Bandung, Persijap Jepara, atau Semen Padang,” Van Gastel.
Dia mengakui jika evaluasi mendalam telah dilakukan tim pelatih, terutama pada sisi produktivitas gol. Van Gastel menyoroti efisiensi anak asuhnya dalam memaksimalkan peluang yang tercipta selama sembilan laga terakhir.
“Tentu saja kami sudah berlatih sepanjang musim dalam hal eksekusi dan pengambilan keputusan di sepertiga akhir. Tapi tampaknya kami memiliki kekurangan dalam kemampuan mencetak gol, karena kami butuh banyak energi untuk menciptakan peluang dan butuh banyak peluang untuk mencetak gol,” dia menambahkan.
Untuk pertandingan nanti, PSIM juga bakal kehilangan dua pemain yang absen akibat cedera maupun akumulasi kartu.
“Saat ini Anton Fase masih belum berlatih. Kita kehilangan Fahreza Sudin karena akumulasi kartu kuning, dan Rahmatsho Rahmatzoda sudah kembali. Jadi, kita akan kehilangan Anton dan Fahreza di laga lawan PSM,” ujar pelatih asal Belanda itu.
PSIM saat ini ada di peringkat ke-8 dengan koleksi 38 poin. Posisi ini sudah dalam ancaman dua kompetitor dibawahnya yakni Dewa United yang ada di peringkat ke-9 dengan 37 poin dan Bali United FC di posisi ke-10 dengan 36 poin.
Jika gagal mengamankan poin penuh, posisi PSIM tentunya sangat mungkin tergusur dan melorot.