Tantangan Tak Mudah Borneo FC di Kandang Persijap

Tantangan Tak Mudah Borneo FC di Kandang Persijap

12 September 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 BORNEO FC SAMARINDA

JEPARA -- Pada pekan kedua BRI Super League 2026/27, Borneo FC Samarinda akan menghadapi Persijap Jepara di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (12/9) malam. Pesut Etam harus memastikan kondisi fisik pemain tetap optimal setelah menempuh perjalanan panjang dari Samarinda menuju Jepara.

Dimana jarak perjalanan membuat aspek pemulihan menjadi perhatian utama pelatih Borneo FC, Mauro Jeronimo. Dia tidak ingin persiapan menjelang pertandingan justru membuat pemain kehilangan kebugaran.

“Yang pertama kita fokus recovery pemain. Beberapa hari lalu kita menjalani satu pertandingan yang berat. Setelah itu kita mulai mempersiapkan kondisi tim,” ujar pelatih asal Spanyol itu.

Dalam situasi seperti ini, waktu menjadi bagian penting dari persiapan. Tim pelatih harus membagi porsi latihan agar pemain tetap mendapatkan sentuhan taktik tanpa mengorbankan kondisi fisik.

Selain kondisi fisik, penyelesaian akhir juga menjadi pekerjaan rumah Borneo FC. Dia menilai pemain telah mampu menciptakan banyak peluang ketika menghadapi Persija. Namun, jumlah peluang tersebut belum berbanding lurus dengan gol yang dihasilkan.

“Paling penting kita terus menciptakan peluang, kemudian mencoba lebih fokus di depan gawang dan meningkatkan aspek teknik. Kalau kita terus menciptakan peluang, gol akan datang,” tutur Mauro Jeronimo.

Kini di tengah tuntutan menjaga kondisi fisik, Borneo FC juga bersiap menghadapi atmosfer pertandingan di kandang Persijap.

Menurutnya melihat stadion yang dipenuhi penonton sebagai bagian dari daya tarik sepak bola. Sebab atmosfer tersebut tidak hanya memberikan energi kepada tuan rumah, tetapi juga kepada tim tamu.

“Semua pemain profesional, staf, semua orang ingin bermain dengan stadion penuh. Saya rasa itu juga salah satu keunggulan tambahan dari pekerjaan kami. Dan tentu saja, ketika stadion penuh, saya rasa itu memotivasi semua pihak," ujar pelatih berusia 38 tahun.

"Untuk tim yang bermain di kandang, dan untuk lawan. Dan saya rasa ini selalu menjadi kekuatan tambahan,” pungkasnya.