Respon Mauricio Usai Persija Pecahkan Rekor Perolehan Poin

Respon Mauricio Usai Persija Pecahkan Rekor Perolehan Poin

18 Mei 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIJA JAKARTA

KEDIRI - Kemenangan atas Persik Kediri pada pekan ke-33 BRI Super League 2025/26 (16/5) bukan hanya mempertegas performa apik Persija musim ini, tetapi juga menghadirkan pencapaian baru dalam sejarah klub di era Liga 1. 

Tiga gol yang membawa Persija menang 3-1 membuat koleksi poin mereka menyentuh angka 68, jumlah tertinggi yang pernah dicatat Macan Kemayoran sejak format Liga 1 atau saat Liga Indonesia kembali ke satu wilayah pada 2017.

Catatan tersebut melewati rekor sebelumnya, yaitu 66 poin yang dibukukan Persija pada musim 2022/2023. Menariknya, torehan poin terbaik itu hadir setelah perjalanan klub ibu kota dalam beberapa musim terakhir sempat naik turun.

Pada musim pertama Liga 1 tahun 2017, Persija mampu bersaing di papan atas dengan mengakhiri musim di posisi keempat lewat raihan 61 poin. Semusim kemudian, mereka berhasil meraih gelar juara Liga 1 2018 bersama pelatih Stefano Cugurra meski hanya mengumpulkan 62 poin sepanjang kompetisi.

Selepas masa kejayaan tersebut, performa Persija mengalami penurunan cukup tajam. Musim 2019 ditutup di peringkat ke-10 dengan 44 poin. Situasi belum banyak berubah pada musim 2021/2022 ketika Persija hanya finis di posisi kedelapan setelah mengoleksi 45 poin.

Perbaikan performa baru terlihat kembali saat Thomas Doll menangani tim pada musim 2022/2023. Persija tampil lebih konsisten dan sukses menjadi runner-up dengan torehan 66 poin. Namun, tren positif itu sempat kembali menurun setelah Persija hanya menempati posisi kedelapan pada musim 2023/2024 dengan 48 poin, lalu finis ketujuh pada musim berikutnya dengan 51 poin.

Musim ini, Persija menunjukkan perkembangan yang jauh lebih stabil. Selain sudah memastikan rekor poin baru, mereka juga masih memiliki kesempatan menutup musim dengan 71 poin apabila mampu memenangkan pertandingan terakhir di pekan ke-34.

Meski senang dengan peningkatan performa tim, pelatih Mauricio Souza menilai pencapaian tersebut belum sepenuhnya memuaskan. Baginya, target utama Persija tetap berada di posisi tertinggi klasemen, bukan sekadar mencatat rekor poin baru.

“Saya senang dengan rekor ini. Sejujurnya, ini bukan rekor yang kami targetkan. Kami selalu berusaha menjadi nomor satu di kompetisi ini. Tapi, saya rasa ini menunjukkan sedikit dari apa yang telah kami lakukan sepanjang kompetisi. Bagaimanapun, saya juga sangat senang ketika kami meninggalkan lapangan dan menerima pujian dari tim lawan, yang selalu memuji gaya permainan kami,” ucap Mauricio.

“Tanpa ragu, mencapai tonggak sejarah ini dengan seragam bergengsi seperti ini sangat memuaskan,” katanya lagi.