CIAMIS -- PSGC Ciamis gagal menjaga tren positif kemenangan di kandang. Bermain di hadapan ribuan pendukung sendiri di Stadion Galuh, Ciamis, Sabtu (26/9) sore, Laskar Singacala kalah 0-2 dari Semen Padang FC dalam laga pekan ketiga Pegadaian Championship 2026/27.
Dua gol Semen Padang masing-masing dicetak Ilija Spasojevic pada menit ke-17 dan M. Rahmat di menit 87. Ini merupakan kekalahan kedua bagi tim asuhan Heri Kiswanto.
Sang pelatih pun melakukan refleksi atas hasil minor tersebut. Herkis, sapaan karib Heri Kiswanto, mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus dibenahi agar PSGC Ciamis tampil lebih garang di laga-laga selanjutnya.
Salah satu evaluasi Herkis terkait pola permainan pasukannya yang dinilai masih kurang variatif.
"Yang jelas kita harus evaluasi dan fokus lagi ke pertandingan berikutnya. Setelah ini, kita akan tandang ke Persiku Kudus. Permainan kami kurang variatif. Umpan panjang masih monoton, sehingga muda dibaca lawan," ungkapnya.
Herkis juga mengungkapkan PSGC Ciamis sempat kehilangan ritme permainan setelah terjadi gol pertama. Gol Ilija Spasojevic pada menit ke-15 sempat dinyatakan offside oleh hakim garis. Namun setelah pemeriksaan VAR, gol tersebut dinyatakan sah.
Situasi tersebut, kata Heri, sedikit memengaruhi konsentrasi sejumlah pemainnya. "Mungkin anak-anak agak terganggu dengan gol pertama itu. Saya kira ada beberapa pemain yang terpengaruh dengan kejadian itu. Sehingga itu sedikit mengganggu irama permainan kita. Nah faktor psikologis seperti ini yang kami harus evaluasi juga," ujarnya.
Ia menegaskan sempat terus memberikan motivasi kepada pemain agar tidak larut dalam insiden yang terjadi di lapangan. "Saya terus memotivasi pemain. Sudah, kita bermain terus. Walaupun ada insiden apapun, pertandingan harus diselesaikan hingga usai," ucapnya.
Herkis juga menyebut masih ada pekerjaan rumah di sektor serang dan pertahanan. Semen Padang dinilai mampu memanfaatkan celah yang muncul pada lini belakang PSGC. Terutama proses terjadinya gol kedua di akhir permainan.
"Kita juga wajib mengingatkan pemain. Sebelum peluit akhir berbunyi, mereka harus tetap fokus. Karena satu menit pun bisa terjadi gol. Tim ini memang masih perlu kerja keras lagi, banyak pekerjaan rumah. Tim pelatih akan membenahi semua kekurangan. Semoga kesalahan lawan Semen Padang tidak terulang lagi," tuturnya.