SOLO – Duel dua tim papan atas Grup C di pekan ke-8 Liga Nusantara 2025/26 antara RANS Nusantara FC melawan Persika Karanganyar dipastikan bakal berjalan ketat dan seru. Kedua tim mengibarkan misinya masing-masing demi posisi yang diinginkan di papan klasemen.
Laga kedua tim akan berlangsung di Lapangan Banyanyar, Solo, Jumat (26/12) kickoff 15.00 WIB. RANS Nusantara tentunya ingin terus menjaga tren positifnya.
Hingga saat ini, anak asuhan pelatih Joko Susilo mampu menjadi salah satu tim yang belum tersentuh kekalahan. Dari lima laga yang sudah dijalani, RANS Nusantara mencatat empat kali menang dan sekali imbang.
Ini yang juga membuat RANS Nusantara ada di puncak klasemen sementara Grup A dengan 13 poin.
Sedangkan Persika dengan grafik naik-turunnya, ada di peringkat ke-2 dengan sembilan poin hasil dari tiga kali menang dan tiga kali kalah. Terakhir, Persika takluk 2-3 dari Sang Maestro FC.
Dengan kondisi yang ada, Persika tentu ingin kembali ke jalur kemenangan di laga lawan RANS Nusantara nanti. “Persiapan sudah dilakukan maksimal. Ada beberapa pemain yang kurang fit, tapi yang pasti kami siap untuk laga lawan Persika,” kata pelatih RANS Nusantara FC, Joko Susilo.
Dia memastikan, tim berjuluk The Phoenix selalu menjalankan evaluasi di tiap laga yang sudah dijalani. “Kami juga harus perhitungkan tiap lawan yang akan dihadapi. Kami fokus kepada tim kami untuk diperbaiki agar lebih baik lagi tiap laganya,” kata Joko Susilo.
Sementara tekad kuat untuk bangkit terpancar dari Persika yang dipimpin oleh sang pelatih kepala, Ahmad Bustomi. “Secara recovery, RANS Nusantara memang lebih diuntungkan karena punya jeda waktu yang lebih lama. Tapi ini bukan alasan karena kita sibuk persiapkan tim untuk bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya di laga nanti,” kata Ahmad Bustomi.
Dia juga sedikit mengevaluasi laga terakhir lawan Sang Maestro FC. “Secara hasil kita kalah dan di babak pertama kita kebobolan tiga gol. Semua berawal dari kesalahan kita sendiri. Semoga kedepannya kesalahan-kesalahan mendasar tak terulang lagi,” ucap Ahmad Bustomi.