YOGYAKARTA – Saat perjalanan PSIM Yogyakarta sudah melewati laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26, ada kejutan yakni mundurnya sosok Razzi Taruna dari posisi manajer tim pada Kamis (30/4) kemarin.
Terkait kondisi ini, manajemen PSIM menyebutkan menghormati pengunduran diri Razzi Taruna. Keputusan tersebut disebutkan manajemen Laskar Mataram, diambil murni secara pribadi, demi menyongsong babak baru dalam perjalanan karirnya.
Direktur Utama PSIM, Yuliana Tasno mewakili seluruh jajaran manajemen menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi Razzi selama tiga tahun menjadi bagian PSIM.
“Kami mengucapkan terima kasih atas jerih payah dan perjuangan Razzi bersama Laskar Mataram. Kami sangat menghargai keputusan pribadinya dan mendoakan yang terbaik untuk Razzi kedepannya,” kata wanita yang akrab disapa Liana tersebut, Jumat (1/5).
Menyikapi transisi pada susunan ofisial, Liana memastikan standar operasional dan arah tujuan klub tetap berada di jalur yang tepat. Dinamika pergantian kepengurusan ini akan dikelola secara terukur agar tidak mengganggu fokus skuad utama.
“Di PSIM, kami selalu mengedepankan disiplin, profesionalisme, dan visi jangka panjang. Perubahan adalah hal lumrah dalam ekosistem sepak bola, sehingga kami selalu siap mengelola masa transisi dengan sebaik mungkin,” dia menegaskan.
Sejalan dengan komitmen tersebut, jajaran direksi telah menyiapkan langkah strategis guna menjaga marwah sepak bola Yogyakarta. Liana menekankan bahwa sinkronisasi program kerja harus terus bergulir demi menuntaskan sisa kompetisi.
“Fokus utama kami saat ini adalah merampungkan sisa laga musim ini dengan maksimal, mempersiapkan tim untuk musim depan, serta konsisten mengembangkan pembinaan usia muda,” dia menambahkan.
Pada akhirnya, manajemen meyakini bahwa sinergi solid antara pengurus, pemain, dan dukungan tanpa henti dari suporter akan menjadi energi utama PSIM dalam menatap laga-laga krusial selanjutnya.
Beberapa jam sebelum Razzi Taruna pamit dari PSIM, tim dengan warna kebesaran biru itu kembali mencatat hasil buruk pada laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26 setelah kalah 0-1 dari Persita Tangerang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4) sore.
Kekalahan dari Persita ini menjadi kekalahan keempat kalinya dari lima laga terakhir yang dijalani PSIM. Lebih jauh lagi, PSIM sudah puasa kemenangan di tujuh laga terakhirnya.
Hasil ini membuat PSIM masih belum beranjak dari koleksi 39 poin dan berada di peringkat ke-11 pada papan klasemen sementara.