SERANG - Pelatih Persita, Carlos Pena tidak terlalu mempermasalahkan perpindahan venue dari Indomilk Arena ke Banten International Stadium, saat Persita menjamu Arema FC di pekan ke-27 BRI Super League 2025/26.
Dirinya berharap para suporter untuk bisa datang dan mendukung penampilan Pendekar Cisadane saat menjalankan misi untuk meraih tiga poin di laga melawan Singo Edan.
“Saya tidak bisa bilang bahwa saya senang untuk bermain di Banten International Stadium. Saya sedih karena besok kita pasti akan memiliki dukungan yang lebih sedikit dari biasanya karena pertandingan berlangsung di hari Jumat,” ujar Carlos Pena.
“Saya tahu bahwa bagi sebagian besar suporter kita, sangat sulit untuk datang ke pertandingan ini. Saya tidak tahu harus berbuat apa, tetapi saya mendorong para suporter yang mungkin ragu untuk datang atau tidak untuk bisa datang ke sini dan mendukung kami."
“Dan ya, semoga kita bisa segera bermain lagi di kandang, tetapi akan kita hadapi. Kita harus bermain di sini, ini kandang kita. Ini pertandingan kandang bagi kita. Kita tahu stadion ini, kita sudah bermain di sini dua kali dan salah satunya uji coba melawan Dewa United.“
Pena juga memiliki catatan khusus serta perbaikan dalam penyelesaian akhir tim, setelah di laga melawan Persebaya Surabaya kalah 0-1.
“Pertandingan melawan Persebaya sangat berbeda. Kami sudah menganalisis pertandingan itu. Kami sudah melihat apa yang bisa kami tingkatkan. Kami telah bekerja. Kami telah bekerja pada apa yang harus kami tingkatkan, juga fokus di pertandingan,” kata Pena.
“Jadi saya pikir akan menjadi cerita yang berbeda. Setelah kalah sebagai pemain, sebagai pelatih, Anda ingin bermain secepat mungkin. Dan mudah-mudahan, kita bisa mendapatkan tiga poin,” pungkasnya.
Kemenangan akan menjaga peluang Persita untuk bisa finis di posisi empat besar klasemen. Saat ini Persita ada di peringkat ke-7 dengan 41 poin, berjarak 5 poin dari zona empat besar.