Persiku Bertekad Bangkit di Laga Lawan PSIS

Persiku Bertekad Bangkit di Laga Lawan PSIS

27 September 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026-27 PERSIKU KUDUS

BANTUL -- Persiku Kudus tak mau semakin terbenam di papan bawah Pegadaian Championship 2026/27, lantaran berada di dasar klasemen Grup A dengan minus satu poin. Misi bangkit sudah dikibarkan oleh skuad berjuluk Macan Muria. 

Situasi ini sebagai imbas dari dua hasil kurang positif di awal kompetisi. Persiku sempat meraih satu poin saat bermain imbang 1-1 menjamu Adhyaksa FC Bekasi di laga pekan pembuka, tapi justru menyerah 0-6 saat dijamu PSMS Medan di laga pekan kedua. 

Tak mau situasi semakin sulit, Persiku bertekad bangkit. Momentumnya, adalah ketika menjamu PSIS Semarang di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (27/9) sore.

"Kami sudah persiapan dan evaluasi pertandingan kemarin. Anak-anak sepakat untuk memperbaiki diri di laga berikutnya. Tidak ada pemain yang cedera, semua siap tampil," ucap Pelatih Persiku Kudus, Kahudi Wahyu Widodo.

Masalahnya, lawan yang dihadapi adalah PSIS Semarang. Tim berjuluk Mahesa Jenar ini datang ke Bantul dengan bekal tanpa tersentuh kekalahan dalam dua kali pertandingan.

PSIS memulai Pegadaian Championship 2026/27 dengan mengandaskan PSPS Pekanbaru 2-1 di Semarang, serta menahan imbang Semen Padang FC 1-1 di Bekasi.

Sudah jelas, misi kebangkitan yang diusung Nurhidayat dkk tak akan mudah. Apalagi, pertemuan kontra PSIS digelar dengan tanpa kehadiran penonton di Stadion Sultan Agung Bantul.

"Kita tahu semua, materi PSIS bnyak pemain yang berpengalaman, baik lokal maupun asingnya. Mereka juga dilatih oleh pelatih pengalaman," ulas Kahudi.

Meski demikian, Kahudi tetap optimis anak asuhnya bisa mencapai target menang. Apalagi, Persiku mencatat statistik apik dalam tiga kali pertemuan lawan PSIS di kompetisi musim 2025/26 lalu.

Macan Muria unggul secara head to head lewat dua kali kemenangan 4-0 di Semarang dan 3-0 di Kudus. Satu pertemuan di babak ketiga berakhir imbang 3-3 di Kudus.

"Kami mengandalkan kebersamaan untuk bisa mewujudkan (target) yang kita inginkan. Laga derby sudah jadi hal biasa, kami anggap seperti laga lainnya. Pasti ada prestisenya," papar Kahudi.

"Mudah-mudahan anak-anak tidak jadikan ini sebagai beban. Fokus pada persiapan di latihan, saya percaya diri anak-anak bisa tanpil maksimal. Bismillah tiga poin," tutup eks juru taktik Persibo Bojonegoro itu.