DEPOK -- Klub pendatang baru Persikad Depok Women menyatakan kesiapannya untuk mengincar trofi juara dalam debut mereka di ajang Indonesia Womens League (IWL) 2026. Di bawah arahan juru taktik Derris Herdiansyah, tim berjuluk "Serigala Margonda" ini tetap optimistis bisa langsung berbicara banyak sejak laga perdana pada 18 Oktober mendatang.
Langkah ambisius Persikad Women sudah terlihat dari aktivitas transfer mereka yang jor-joran. Manajemen sukses mendaratkan marquee player asal Belanda, Isabelle Nottet, yang sebelumnya merumput di kasta tertinggi Liga Wanita Belanda (Vrouwen Eredivisie) bersama Hera United.
Kehadiran gelandang diaspora berusia 23 tahun ini dipastikan akan mendongkrak kreativitas lini tengah tim.
Julukan "Miniatur Timnas" disematkan karena skuad Persikad Women saat ini diperkuat oleh deretan bintang aktif Timnas Wanita Indonesia seperti Shesilia Putri Desrina, Gea Yumanda, Viny Silfianus, Gea Yumanda, dan Rosdilah Siti Nurrohmah, serta pemain diaspora Isabelle Nottet.
Meski memiliki materi pemain yang mewah, Derris Herdiansyah mengakui bahwa masa persiapan tim menghadapi tantangan berat karena absennya pilar-pilar penting. Sebanyak sembilan pemain andalan mereka terpaksa absen dari sesi latihan klub selama hampir empat minggu demi memenuhi panggilan pemusatan latihan (TC) Timnas Wanita Indonesia, termasuk agenda uji coba ke Yordania.
Selain itu ada Jazyln Kayla Firyal yang membela Timnas U17 di AFC U17 Womens Asian Cup Qualifiers.
"Iya, kita juga agak kesulitan juga, masalahnya kan ada pemain timnas ada sembilan orang di TC dari mulai kita persiapan. Kita hampir kehilangan mereka hampir tiga minggu, empat minggu. Jadi kan agak repot juga kan? Sementara mereka itu pemain-pemain yang kita andalkan, mereka pemain-pemain vital kita," ungkap Derris Herdiansyah.
Selain masalah waktu latihan bersama yang terpotong, Derris juga menyebut tantangan dalam menyetarakan level performa antara pemain pilar timnas dengan para pemain muda hasil seleksi, terlebih Persikad menjadi salah satu tim paling terakhir yang merampungkan pembentukan skuadnya.
Walau persiapan tim sempat terganggu, optimisme tinggi tetap diusung oleh tim kepelatihan. Para penggawa Timnas dijadwalkan baru akan kembali dan tiba di Jakarta pada 15 Oktober, hanya menyisakan waktu tiga hari sebelum kickoff perdana IWL pada 18 Oktober.
Derris menegaskan akan langsung memaksimalkan tenaga para pemain nasional tersebut di laga pembuka apabila kondisi fisik mereka memungkinkan setelah kembali dari TC. Keberadaan pemain seperti Viny Silfianus yang dikenal sebagai motor serangan sekaligus kapten Timnas menjadi salah satu alasan utama mengapa Persikad tidak ragu mematok target tertinggi.
"Kalau anak-anak timnas ini, mereka datang ke Jakarta itu tanggal 15, sementara kita main tanggal 18. Mungkin mereka datang, mungkin ada sekali latihan, kalau kondisi mereka oke, ya mau enggak mau kita harus pakai mereka," jelas Derris.
Saat ditanya mengenai target akhir tim, ia menjawab singkat dan tegas. "Iya, target Juara," ucapnya.
Dengan kerangka tim yang memadukan pengalaman internasional Isabelle Nottet, kematangan para penggawa timnas, serta potensi pemain muda seperti si kembar Jazlyn Kayla Firyal, Persikad Depok Women siap menjadi ancaman serius bagi kontestan IWL lainnya.