MALANG – Persijap Jepara akan dijamu Arema FC pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/26 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (2/2) kickoff 15.30 WIB. Posisi Laskar Kalinyamat yang masih ada di zona merah membuat tim asal Jawa Tengah ini bertekad untuk mendulang poin di kandang lawan.
Anak asuhan pelatih Divaldo Alves saat ini masih berada di posisi ke-16 klasemen sementara dengan koleksi 12 poin. Di peringkat 17 ada Semen Padang FC dengan 11 poin dan di posisi juru kunci ada Persis Solo dengan nilai 10.
Sedangkan satu strip diatas Persijap atau peringkat ke-15, ada PSBS Biak yang punya nilai 17. Artinya, jika ingin memperkecil jarak, Persijap wajib mencatat poin terlebih poin kemenangan.
Tuan rumah Arema FC sendiri tentu tak mau kehilangan poin untuk dapat memperbaiki posisi di klasemen saat ini. Arema FC kini berada di urutan ke-12 dengan 21 poin.
“Saat ini, tim kami masih berada di zona merah. Laga pekan sebelumnya (lawan PSM Makassar), kami sudah mendapatkan tiga poin dan berikutnya harus tetap bisa melakukannya lagi,” kata pelatih Persijap Jepara, Divaldo Alves.
Kemenangan dua gol tanpa balas lawan PSM di Jepara memang menjadi suntikan motivasi lebih untuk Persijap di laga nanti. Kepercayaan diri para pemain Persijap tentu makin tumbuh untuk dapat keluar dari jeratan zona merah.
Divaldo Alves juga memastikan anak asuhannya sudah siap tempur lawan Singo Edan nanti. Dia juga senang para pemain asing yang baru bergabung, semakin memahami pola permainan Laskar Kalinyamat.
Dari data yang ada, Persijap akan kehilangan pemain asingnya yakni Diogo Brito pada laga nanti akibat akumulasi kartu kuning. Diogo Brito adalah bek tengah andalan Persijap yang selalu tampil di 18 pertandingan musim ini.
Mengenai kekuatan Arema FC, Divaldo Alves menyebut lawan adalah tim yang kenyang pengalaman di kasta tertinggi. “Mereka memiliki komposisi pemain dan materi yang bagus. Kedalaman skuad mereka juga berkualitas.Yang pasti kami akan berusaha keras untuk mencapai tujuan di pertandingan nanti,” dia menegaskan.