SURABAYA -- Persebaya Surabaya mendapat tantangan berbeda pada fase grup League Cup 2026/27. Tim tergabung di Grup G Zona Timur bersama PSBS Biak dan Kendal Tornado FC.
Dengan format kompetisi ini mempertemukan klub-klub dari BRI Super League 2026/27 dan Pegadaian Championship 2026/27, sehingga Persebaya akan menghadapi lawan dengan karakter dan motivasi yang berbeda.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menyadari dua pertandingan fase grup tidak akan berjalan mudah. Karena itu, dia meminta pemain tetap menghormati lawan dan menjaga fokus untuk mengamankan tiket ke fase berikutnya.
“Kami akan bertanding melawan PSBS Biak, tim yang musim lalu berlaga di Super League dan Kendal Tornado FC yang sedang berjuang untuk promosi ke Super League," kata pelatih asal Portugal itu.
"Kedua pertandingan ini pastinya akan menarik, dan lawan-lawan kami tentu akan memiliki motivasi tinggi saat menghadapi tim kami,” imbuhnya.
League Cup 2026/27 menjadi edisi perdana turnamen yang mempertemukan klub Super League dan Championship. Sebanyak 36 klub menjalani fase grup yang terbagi ke dalam 12 grup, sedangkan Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda langsung menunggu di babak perempat final.
Apalagi hanya juara grup yang berhak melaju ke fase knock out. Format tersebut membuat setiap pertandingan fase grup menjadi penting. Persebaya hanya memiliki dua laga untuk mengamankan posisi teratas sebelum melanjutkan perjalanan menuju fase 12 besar.
Bagi Persebaya, fase grup menjadi pintu pertama untuk membuktikan ambisi mereka di turnamen baru tersebut. Dua pertandingan menjadi kesempatan yang harus dimaksimalkan sebelum persaingan memasuki fase yang lebih ketat.
“Oleh karena itu, kami harus menghormati lawan dan berusaha menampilkan performa terbaik di kedua pertandingan tersebut dengan target meraih kemenangan. Target Persebaya di Piala Liga adalah memenangkan dua pertandingan berikutnya dan lolos ke babak selanjutnya,” tutur Bernardo Tavares.