SURABAYA -- Persebaya Surabaya telah menuntaskan pemusatan latihan di Tailan sebagai persiapan mengarungi kompetisi musim baru Super League 2026/27. Selama sembilan hari, tim menjalani berbagai program yang telah disusun tim pelatih.
Selain meningkatkan kondisi fisik, pemusatan latihan juga memperkuat kekompakan dan menjaga ritme permainan sebelum memasuki kompetisi resmi yang akan berlangsung mulai 4 September mendatang.
Pelatih Fisik Persebaya, Diogo Carvalho mengatakan program latihan selama di Tailan tetap berpegang pada metodologi yang sebelumnya telah diterapkan selama latihan di Surabaya.
“Kami tetap berlatih dengan prinsip yang sama dan memperhatikan aspek pencegahan cedera,” kata pelatih asal Portugal itu.
Meski saat ini dia menjelaskan adanya perbedaan utama terletak pada volume latihan dan frekuensi sesi. Dia menilai padatnya agenda tim selama pemusatan latihan membuat pemain mendapat beban yang lebih terukur dengan mempertimbangkan jadwal pertandingan.
“Di Surabaya, kami beberapa kali menjalani latihan ganda atau double session. Selama di Tailan, frekuensinya lebih banyak karena kami juga memiliki lebih banyak pertandingan selama pramusim dan pemusatan latihan,” ujar Diogo Carvalho.
Untuk itu peningkatan kondisi fisik menjadi salah satu hasil penting yang ingin dibawa pulang Persebaya dari Tailan. Apalagi tim sebelumnya telah melewati rangkaian pramusim yang cukup padat, termasuk perjalanan panjang di Piala Presiden 2026 hingga meraih gelar juara.
Kini setibanya di Surabaya seluruh anggota tim akan menjalani launching yang akan berlangsung di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Sabtu (29/8) besok. Sambil terus mematangkan tim sebelum menjalani laga pekan pertama Super League 2026/27 dengan tandang melawan Bhayangkara FC.
"Harapan saya, kami bisa mengawali kompetisi dengan langkah yang tepat. Para pemain akan memberikan kemampuan terbaik dan berusaha membuat Bonek dan Bonita bangga," pungkasnya.