SOLO – Tim Pekanbaru FC masih belum mampu kembali ke jalur kemenangan di empat laga terakhirnya di arena Liga Nusantara 2025/26. Tim asuhan pelatih kepala Miskardi mencatat empat hasil imbang di empat laga terakhirnya secara beruntun di Grup B.
Setelah mencatat dua kemenangan di laga pekan pertama dan pekan ke-3 serta imbang di laga pekan ke-2, Pekanbaru FC harus puas dengan hasil imbang dari laga pekan ke-4 hingga laga pekan ke-7.
Main 2-2 lawan PSGC Ciamis serta 1-1 lawan Persitara Jakarta Utara, Tri Brata Rafflesia FC dan terakhir 1-1 lawan Perserang Serang menjadi bukti grafik stagnan Pekanbaru FC.
Terakhir, di laga pekan ke-7, bahkan sebenarnya Pekanbaru FC sudah ketinggalan lebih dulu di babak pertama, Pekanbaru FC akhirnya selama dari kekalahan lewat gol Vengko Armedya di babak kedua.
“Tugas kita sebagai pelatih adalah memotivasi pemain agar lebih fokus, lebih bisa mengontrol emosi. Kedepan, saya berharap pemain bisa lebih baik lagi,” kata pelatih Pekanbaru FC, Miskardi.
Mengenai laga terakhir yang ditahan imbang 1-1 lawan Perserang di pekan ke-7, Miskardi mengaku tetap bersyukur. “Laga berlangsung ketat. Kita bersyukur bisa dapat satu poin walaupun sebenarnya target tiga poin. Catatan kita adalah anak-anak bermain kurang tenang,” dia menegaskan.
Pekanbaru FC sendiri saat ini ada di peringkat ke-3 Grup B dengan koleksi 11 poin hasil dari dua kali menang dan lima kali imbang.
Di grup ini, posisi puncak sementara diisi oleh Persikota Kota Tangerang dengan nilai 13 dan Persitara dengan 12 poin. Sedangkan di peringkat ke-4 ada PSGC Ciamis dengan nilai 10.
Sedangkan Tribrata Rafflesia FC dan Perserang ada di peringkat ke-5 dan ke-6 dengan koleksi empat poin.