Panpel Persik Pakai Tiket Gelang Untuk Laga Kontra Bali United

Panpel Persik Pakai Tiket Gelang Untuk Laga Kontra Bali United

29 Januari 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSIK KEDIRI

KEDIRI - Panpel Persik Kediri menerapkan tiket gelang pada laga Macan Putih kontra Bali United FC. Pertandingan pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 bakal digelar di  Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jumat (30/1/2026). 

Kebijakan tiket gelang ini diberlakukan untuk menghindari pemalsuan dari oknum yang tak bertanggung jawab. Pasalnya pada partai Persik Kediri melawan Persib Bandung pada pekan ke-17 lalu, Panpel Persik Kediri menemukan banyak tiket palsu yang merugikan manajemen.

Pria berkumis tersebut menyampaikan, dalam match kali ini Panpel akan menerapkan sistem tiket gelang sebagai upaya meningkatkan pengamanan dan mencegah tiket ganda. Sebelumnya tiket barcode yang dipakai Panpel Persik Kediri sangat rawan digandakan oleh pemalsu. 

"Penerapan tiket gelang merupakan evaluasi dari penyelenggaraan laga sebelumnya yang mendapatkan beberapa catatan perbaikan. Kita temukan ratusan tiket palsu dengan sistem barcode dengan cara mencetak ulang tiket yang sudah dibeli penonton," kata Tri Widodo, Ketua Panpel Persik Kediri. 

Widodo pun menjelaskan cara penukaran tiket. "Penonton yang sudah memiliki bukti pembelian bisa dilanjutkan dengan melakukan penukaran tiket pada H-1 sebelum pertandingan. Penukaran bisa dilakukan di Persik Store dan masing-masing komunitas Persikmania," ucapnya. 

Widodo mengatakan penjualan tiket laga kandang Persik Kediri menghadapi Bali United sudah dibuka Senin, (26/1) pukul 16.30 Wib. Tiket dapat diakses melalui online dan komunitas Persikmania. 

"Untuk pembelian bisa melalui komunitas Persikmania, Persikkediri.com dan Brimo," jelasnya.

Selain soal tiket, Widodo juga mengungkapkan harga tiket mengalami perubahan. Harga tiket tribun Ekonomi dijual dengan Rp60 ribu, Utama Rp80 ribu, dan VIP Rp100 ribu. 

Panpel Persik Kediri juga telah mengantongi izin dari berbagai pihak terkait, termasuk dari aparat kepolisian. 

"Semua prosedur persiapan penyelenggaraan pertandingan sudah kita selesaikan. Panpel tinggal menjalankan sesuai regulasi yang diterapkan operator kompetisi," tuturnya.