Osmar Loss Tetap Apresisasi meski Dewa United Ditahan Bhayangkara FC

Osmar Loss Tetap Apresisasi meski Dewa United Ditahan Bhayangkara FC

12 September 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 DEWA UNITED BANTEN FC

SERANG -- Pelatih Dewa United Banten FC, Osmar Loss, tetap mengapresiasi perjuangan timnya setelah bermain imbang 2-2 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan kedua BRI Super League 2026/27 di Banten International Stadium, Serang, Jumat (11/9) malam.

Meski gagal meraih kemenangan pada laga kandang perdana musim ini, Osmar menilai satu poin tetap penting dalam persaingan liga yang menurutnya akan berlangsung sangat ketat.

“Sebelum membahas pertandingan, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada para suporter yang datang ke stadion. Atmosfer mereka sangat penting bagi kami, dan saya berharap pada laga kandang berikutnya mereka datang dalam jumlah yang lebih besar untuk membantu tim,” ujar Osmar.

Dewa United sempat tertinggal dua kali lewat gol Milan Ristovski dan Jefferson Brenes di babak pertama. Namun, Denilson Junior mencetak dua gol, termasuk penalti pada menit ke-86, untuk memastikan skor akhir 2-2.

Osmar mengungkapkan bahwa Bhayangkara FC tampil dengan pendekatan berbeda dari analisis timnya. Meski demikian, ia puas dengan respons cepat para pemain saat berada dalam tekanan

“Kami memulai pertandingan dengan beberapa kesulitan karena mereka melakukan sesuatu yang berbeda dari yang kami pelajari. Tetapi kami mampu beradaptasi dengan cepat. Tidak mudah bermain dalam posisi tertinggal, namun yang terpenting adalah kami menunjukkan bahwa tim ini bisa mengelola tekanan,” katanya.

Pelatih asal Brasil itu menegaskan bahwa target utama Dewa United sebelum laga adalah meraih kemenangan. Namun, ia menyadari setiap poin memiliki nilai besar mengingat banyak tim memiliki ambisi menjadi juara musim ini.

“Rencana kami adalah mendapatkan tiga poin. Liga ini sangat sulit, mungkin ada sekitar delapan tim yang punya peluang menjadi juara. Karena itu, mengumpulkan poin menjadi sangat penting,” jelasnya.

Osmar juga menyoroti penyelesaian akhir sebagai pekerjaan rumah utama timnya. Meski mendominasi penguasaan bola, Dewa United dinilai belum cukup efektif menciptakan dan menuntaskan peluang.