Milos Joksic Sebut Garudayaksa FC Tampil Tanpa Rasa Percaya Diri

Milos Joksic Sebut Garudayaksa FC Tampil Tanpa Rasa Percaya Diri

12 September 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 GARUDAYAKSA FC

BOGOR -- Pelatih Kepala Garudayaksa FC, Milos Joksic mengungkapkan rasa kecewa dan permohonan maafnya kepada para pendukung usai timnya menelan kekalahan 0-2 dari Persik Kediri pada laga pekan kedua BRI Super League 2026/27 di Stadion Pakansari, Bogor, Jumat (11/9). Dua gol kemenangan tim tamu diborong oleh striker Jose Enrique pada menit ke-11 dan ke-75.

Joksic menilai performa klub asal Bogor itu jauh dari harapan, terutama di babak pertama di mana para pemain tampil tanpa rasa percaya diri dan tertekan.

"Pertama-tama, saya ingin meminta maaf secara terbuka kepada para suporter. Laga kali ini kami tidak menampilkan apa pun, terutama di babak pertama. Kami bermain takut, tanpa percaya diri, seolah-olah kami tidak bersiap untuk laga ini. Saya merasa sangat buruk dan malu dengan apa yang kami tampilkan ini," ujar Milos Joksic usai pertandingan.

Meski sempat ada perbaikan di awal babak kedua, Garudayaksa FC gagal menjaga konsistensi permainan hingga harus kembali terbobol.

"Di babak kedua kami memulai dengan lebih berani, sekitar 10-15 menit permainan berjalan bagus. Namun setelah itu performa kami menurun lagi dan menerima gol kedua. Semua yang sudah kami siapkan di latihan tidak keluar sama sekali. Saya mengucapkan selamat kepada Persik Kediri, mereka menunjukkan cara berjuang dan bermain untuk tim," tambahnya.

Joksic menyoroti bahwa masalah mentalitas dan takut membuat kesalahan menjadi kendala utama anak asuhnya. Hal serupa juga sempat terlihat pada laga sebelumnya.

"Di sesi latihan semuanya terlihat sangat baik. Namun di pertandingan ini, masalahnya adalah krisis kepercayaan diri. Pemain seperti takut membuat kesalahan, tidak mau mengambil tanggung jawab memegang bola, dan mudah kehilangan bola saat lawan tampil agresif. Selain itu, harus jujur ada masalah kualitas dan kurangnya kecepatan dalam tim," jelas pelatih asal Serbia tersebut.

Selain faktor mentalitas, belum lengkapnya kedalaman skuad serta masalah cedera beberapa pemain kunci turut mempengaruhi keseimbangan permainan tim.

"Kami masih belum tampil dengan skuad penuh karena kehilangan tiga pemain penting akibat cedera. Ada beberapa pemain baru yang bergabung dalam seminggu atau dua minggu terakhir, tetapi mereka masih butuh waktu untuk adaptasi dan mencapai kondisi fisik yang ideal. Ke depan saya akan melakukan banyak perubahan karena kepercayaan diri tim ini harus segera dibangun kembali," tegas Joksic.

Hasil ini membuat Garudayaksa FC harus segera melakukan evaluasi menyeluruh guna mengamankan poin pada laga-laga berikutnya di BRI Super League 2026/27.