BANDUNG -- Persib Bandung kembali menunjukkan mental pantang menyerah saat menjamu Dewa United Banten FC pada laga pekan keempat BRI Super League 2026/27, Minggu (11/10) malam. Sempat tertinggal dua gol pada babak pertama, skuad Maung Bandung sukses menghindarkan diri dari kekalahan di hadapan pendukung sendiri dan memaksakan hasil imbang 2-2 di Stadion Si Jalak Harupat.
Tuan rumah dikejutkan oleh efektivitas serangan Dewa United sejak paruh pertama. Tim tamu memecah kebuntuan lewat gol Egy Maulana Vikri pada menit ke-22. Situasi Persib kian tersudut menjelang turun minum ketika Noah Sadaoui menggandakan keunggulan Dewa United melalui golnya di masa tambahan waktu babak pertama.
Memasuki paruh kedua, Persib langsung tancap gas dan mengubah jalannya pertandingan hanya dalam kurun waktu 10 menit pertama. Kebangkitan dimulai saat Balsa Sekulic mencetak gol pada menit ke-50 untuk memangkas selisih skor, disusul sepakan Marc Klok pada menit ke-54 yang sukses membuat kedudukan kembali imbang 2-2.
Gelandang sekaligus kapten Persib, Marc Klok, menilai aksi bangkit timnya bukanlah kebetulan semata, melainkan buah dari atmosfer solid yang terbangun di dalam tim.
"Game sangat baik, comeback lagi, hampir remontada lagi. Saya pikir kalian semua bisa melihat semangat juang dari ruang ganti Persib. Mungkin berapa tahun sudah, sudah dilakukan. Mungkin buat kalian hal yang biasa sekarang untuk fans, dan Persib selalu bisa. Tapi ini ada kualitas yang bangun di ruang ganti, dengan pelatih, dengan pemain, dengan suasana yang kita bangun," ujar Marc Klok.
Pemain bernomor punggung 23 tersebut menegaskan bahwa karakter menolak menyerah menjadi hal paling krusial yang selalu dipegang teguh oleh seluruh pemain di atas lapangan.
"Ini yang sangat penting. Dalam hidup, kamu bisa kalah, kamu bisa menang, tapi yang paling penting adalah bangkit, tidak pernah menyerah, terus maju. Selalu, meskipun situasi seperti apa, kamu harus bangkit, kamu harus berjuang, dan ini adalah satu hal yang saya banggakan untuk pemain, dan tim," tuturnya.