SAMARINDA - Borneo FC Samarinda dihadapkan pada situasi yang jauh dari ideal jelang laga pekan ke-27 BRI Super League 2025/26 saat menjamu PSBS Biak di Stadion Segiri, Sabtu (11/4) sore.
Tim harus berjuang melawan kelelahan akibat perjalanan panjang dan kendala logistik usai menjalani laga sebelumnya karena sempat tertahan di Surabaya akibat keterbatasan tiket penerbangan.
Untuk itu perjalanan menuju Samarinda pun harus ditempuh dengan rute panjang, bahkan membuat tim kehilangan waktu latihan.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, tidak menampik kondisi tersebut. Dia menegaskan bahwa situasi sulit tidak boleh dijadikan alasan untuk tampil di bawah standar.
“Saya tidak menerima alasan. Maka, mereka sudah harus siap untuk memainkan perannya sebaik mungkin. Tidak peduli kesulitan apa yang kami alami,” ujar pelatih asal Brasil itu.
Dia mengakui bahwa timnya tidak sempat menjalani sesi latihan penuh karena waktu habis di perjalanan. Meski demikian, materi latihan tetap disampaikan dan tim diminta beradaptasi secepat mungkin.
Untuk menjaga kondisi pemain, sesi official training digelar dengan intensitas ringan agar pemulihan tetap optimal. Lefundes juga menilai secara fisik pemain tidak mengalami masalah serius meski waktu istirahat terbatas.
“Kita harus siap dalam kondisi apapun. Kalau situasi sulit, kita harus bisa keluar. Kalau situasi bagus, kita tetap optimistis,” kata Fabio Lefundes.
Untuk itu di tengah berbagai tantangan, Borneo FC tetap mengusung target kemenangan. Saat ini tim menempati posisi ke-2 klasemen sementara BRI Super League 2025/26 dengan perolehan 57 poin.