BANDAR LAMPUNG – Arema FC mengusung misi sulit saat menantang tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan BRI Super League 2025/26 di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Selasa (10/3) malam. Didera krisis pemain akibat badai cedera dan jadwal yang padat, Singo Edan tetap targetkan poin penuh guna memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengungkapkan bahwa lini pertahanan menjadi sektor yang paling terdampak. Nama-nama pilar utama seperti Arkhan Fikri, Luis Gustavo, hingga Abel Camara dipastikan absen akibat cedera.
"Kami menghadapi situasi sulit karena kehilangan pemain kunci di sektor pertahanan pada saat tim sedang berusaha menemukan ritme permainan terbaik," ujar Marcos Santos dalam sesi konferensi pers jelang laga, Senin (9/3).
Selain faktor kelengkapan skuat, efektivitas permainan menjadi sorotan utama sang pelatih. Marcos Santos mencatat anak asuhnya sering kehilangan fokus pada babak pertama, yang berujung pada hasil negatif di beberapa laga terakhir. Ia pun menginstruksikan pemainnya untuk tampil disiplin dan konsisten selama 90 menit penuh demi mencuri poin di Lampung.
Di sisi lain, kewaspadaan tinggi diberikan kepada Bhayangkara FC. Marcos memuji agresivitas lini depan The Guardian yang tampil impresif sejak jendela transfer paruh musim. Tercatat, para pemain baru tuan rumah telah berkontribusi signifikan dengan torehan 10 gol dan 14 assist di putaran kedua.
Senada dengan pelatih, penyerang Arema FC, Gabriel Silva, menegaskan kesiapan tim meski hanya memiliki waktu pemulihan yang singkat. Timnya mengaku terbantu dengan fasilitas pemulihan yang disediakan klub untuk menjaga kondisi fisik tetap berada di level 100 persen.
Pertandingan pekan ini diprediksi akan berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama membutuhkan poin untuk mengamankan posisi di papan tengah klasemen sementara.