Kalah Telak dari Bali United, Persijap Kembali Gagal Catat Poin

Kalah Telak dari Bali United, Persijap Kembali Gagal Catat Poin

11 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 PERSIJAP JEPARA

GIANYAR -- Persijap Jepara tak mampu memenuhi bidikannya untuk mencatat poin dari laga pekan keempat BRI Super League 2026/27. Bermain Melawan Bali United FC di Stadion Kapten I  Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (10/10) malam, Persijap menyerah dengan skor telak 1-6. 

Skuad asuhan Mario Lemos itu sempat tertinggal tiga gol dan mencetak gol balasan yang dicetak Juan Teles di menit ke-71. Namun, tak berselang lama mereka lagi-lagi harus kebobolan hingga babak akhir laga mereka tertinggal 1-6.

Hasil ini menjadi kekalahan keempat beruntun yang dicatat Persijap di awal musim BRI Super League 2026/27. Pelatih Kepala Persijap Jepara, Mario Lemos usai laga tak bisa menutupi rasa kecewanya atas hasil laga lawatan mereka ke Bali. 

Dia mengakui anak asuhannya mengawali laga dengan kurang baik hingga akhirnya di babak pertama mereka harus tertinggal dua gol. Mario Lemos menyoroti energi dan semangat para pemainnya yang jauh berbeda saat mereka melawan Persib Bandung pada pertandingan sebelum libur kompetisi lalu. 

Bahkan, saat babak kedua menurunkan striker tambahan, tidak banyak mengubah keadaan, tim Serdadu Tridatu terus menggempur serangan dan juga bertahan,

"Ya, hari yang buruk buat kita. Sementara hari yang baik buat Bali. Sekarang kita tidak ada yang perlu disesali, tapi bagaimana kita persiapkan diri lebih baik lagi. Bagaimana laga home nanti kita harus mendapatkan poin, apalagi kita main di kandang di depan suporter," kata Mario Lemos dalam sesi press conference usai laga.

Menurut pelatih asal Portugal itu, saat anak asuhannya melawan Persib Bandung, daya juang pemainnya menampilkam kualitas lebih baik. Skuadnya bisa mengimbangi permainan tim Maung Bandung dengan menunjukkan kemauan berlari dan berjuang. Namun, Mario tidak melihat daya juang itu tidak mereka tampilkan saat melawan tim asuhan Johnny Jansen. 

Di sisi lain untuk menghadapi Bali United harus diperlukan permainan dengan kerja keras sepanjang pertandingan. Ketika anak asuhannya tidak bisa menunjukkan tekanan yang kuat itu akan membuat tim itu leluasa mengembangkan permainan dengan memanfaatkan pertahanan timnya yang kurang kerja keras.

Kekalahan 6-1 menjadi hasil yang harus segera dilupakan Persijap sebelum mereka menghadapi Isenmulang Kalteng FC pada 16 Oktober 2026 mendatang. Ia memang mengakui tim asuhannya bermain buruk, namun ia meminta para pemain tidak larut dalam kekecewaan lantaran mereka masih harus menjalani banyak laga di musim ini. 

Mario Lemos melanjutkan memberikan dukungan mental kepada anak asuhnya untuk segera bangkit dan menyongsong laga melawan Isenmulang Kalteng FC.

"Kami berada di klasemen dengan nilai nol. Setelah itu, akan menghadapi tim-tim yang secara realistis bisa kami imbangi. Pertandingan berikutnya sangat penting bagi kami. Pertandingan hari ini adalah kami kalah dan memang bermain buruk. Menurut saya, hari ini semua hal yang bisa berjalan salah benar-benar terjadi. Kami tidak bermain bagus, sementara Bali tampil sangat baik," ungkap Mario.