Jan Olde Riekerink Sebut Dewa United Pede Hadapi PSIM Yogyakarta

Jan Olde Riekerink Sebut Dewa United Pede Hadapi PSIM Yogyakarta

2 April 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 DEWA UNITED BANTEN FC

SERANG – Pelatih kepala Dewa United Banten FC, Jan Olde Riekerink, menunjukkan optimisme tinggi menjelang laga lanjutan BRI Super League 2025/26. Banten Warriors dijadwalkan menjamu PSIM Yogyakarta di Banten International Stadium, Serang pada Jumat (3/4).

Kepercayaan diri ini muncul setelah Dewa United meraih hasil positif di laga sebelumnya melawan Persija Jakarta. Saat itu mereka mampu menahan imbang tuan rumah 1-1. Riekerink menegaskan bahwa momentum hasil imbang tersebut menjadi modal berharga bagi anak asuhnya untuk menjaga konsistensi di papan klasemen.

"Kami baru saja memainkan pertandingan yang bagus melawan Persija. Dari situ, kami mengambil hal-hal positif dan akan menghadapi pertandingan ini dengan pengetahuan tersebut. Kami sudah siap," ujar pelatih asal Belanda tersebut dalam sesi konferensi pers.

Meski dalam tren positif, Riekerink enggan meremehkan kekuatan Laskar Mataram. Ia menyoroti kedisiplinan taktik PSIM Yogyakarta yang dinilainya sangat terorganisir, terutama saat melakoni laga tandang.

Menurut analisisnya, PSIM memiliki kemampuan transisi yang cepat dan berbahaya. "Mereka memainkan reaction football (sepak bola reaktif) lebih banyak saat tandang daripada kandang. Mereka sangat terorganisir dan mobile. Itu adalah refleksi dari pelatihnya yang melakukan pekerjaan dengan baik," tambahnya.

Meski tidak mengenal sosok pelatih PSIM secara personal, Riekerink memberikan apresiasi atas performa sang rival yang mampu bertahan dengan baik sepanjang musim ini.

Dengan menyisakan sembilan pertandingan di musim reguler, Riekerink mematok target tinggi. Ia ingin Dewa United terus merangkak naik dan mengakhiri musim di posisi terbaik. Baginya, hasil imbang atas Persija telah memberikan dampak psikologis yang luar biasa bagi skuatnya.

"Menjaga ritme itu mudah jika Anda baru raih hasil baik di laga sebelumnya. Jauh lebih sulit jika Anda baru kalah karena ada perasaan buruk yang lama. Sekarang mental tim sedang percaya diri," ungkapnya.

Ia pun mengibaratkan kondisi timnya saat ini sedang berada dalam jalur yang benar berkat hasil imbang di pekan sebelumnya. "Setelah lawan Persija, seolah ada 'cahaya' di tim dan pemain tinggal mengikutinya," tutup Riekerink.

Laga besok diprediksi akan berjalan sengit, mengingat kedua tim sama-sama mengincar poin penuh untuk mengamankan posisi di zona papan atas klasemen BRI Super League musim ini.