I.League Gelar Match Organizing Workshop Championship 2026/27

I.League Gelar Match Organizing Workshop Championship 2026/27

13 Agustus 2026

CHAMPIONSHIP 2026-27

TANGERANG – I.League menggelar match organizing workshop untuk klub Championship sebagai bagian dari upaya memperkuat kesiapan dan profesionalisme klub peserta menjelang kompetisi Championship 2026/27.

Workshop yang berlangsung pada 10–13 Agustus 2026 di Kabupaten Tangerang ini dirancang secara komprehensif untuk meningkatkan pemahaman klub terhadap standar operasional pertandingan profesional. Program tersebut mencakup pembekalan umum, pendalaman fungsi masing-masing departemen, simulasi operasional match day, hingga proses final assessment.

Pada hari pertama, peserta mendapatkan pemahaman mengenai filosofi I.League dan standar match operations, struktur organisasi operasional pertandingan profesional, serta peran dan tanggung jawab sejumlah fungsi penting di klub, mulai dari Club General Coordinator (CGC), Club Media Officer (CMO), Club Security Officer (CSO), Marketing, Medical, hingga Club Venue Technology Officer (CVTO).

Memasuki hari kedua, workshop dilanjutkan dengan sesi spesialisasi berdasarkan fungsi. Peserta mengikuti pembekalan dan praktik yang lebih spesifik sesuai bidang masing-masing, termasuk aspek media, keamanan, marketing, medis, teknologi venue, serta koordinasi klub.

Program kemudian berlanjut pada hari ketiga dengan materi Match Day Operations & Cross-Functional Simulation. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai pre-match operations, penyusunan contingency plan, emergency procedures dan incident management, venue inspection, official countdown, hingga post-match operations. Sesi tersebut juga dilengkapi dengan studi kasus lintas fungsi untuk meningkatkan kemampuan koordinasi antardepartemen dalam menghadapi situasi pertandingan secara nyata.

Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, mengatakan bahwa peningkatan kualitas kompetisi harus berjalan beriringan dengan penguatan kapasitas organisasi klub.

“Kami ingin memastikan bahwa profesionalisme kompetisi tidak hanya terlihat di lapangan, tetapi juga tercermin dari bagaimana setiap klub menjalankan operasionalnya. Karena itu, penguatan kapasitas sumber daya manusia, pemahaman terhadap standar pertandingan, serta koordinasi antarfungsi menjadi bagian penting dalam membangun Kompetisi Championship yang semakin profesional.”

Ferry menambahkan, standardisasi operasional juga dibutuhkan agar klub memiliki pemahaman dan kesiapan yang sama dalam menjalankan pertandingan.

“Workshop ini menjadi ruang bagi I.League dan klub untuk menyamakan pemahaman, mengevaluasi kesiapan, sekaligus membangun pola kerja yang lebih terstruktur. Harapannya, setiap fungsi di klub dapat menjalankan tanggung jawabnya secara optimal sehingga seluruh pertandingan dapat berlangsung aman, tertib, profesional, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi seluruh stakeholder.”

Upaya peningkatan standar tersebut sejalan dengan komitmen I.League untuk terus melakukan penyempurnaan tata kelola kompetisi dan club licensing. Sebelumnya, I.League juga menegaskan bahwa proses penilaian infrastruktur stadion merupakan bagian penting untuk memastikan venue memenuhi standar penyelenggaraan kompetisi yang aman, nyaman, dan profesional.

Pada hari terakhir, Kamis (13/8), rangkaian workshop ditutup dengan Final Assessment yang berlangsung secara paralel untuk tiga fungsi, yakni Club General Coordinator (CGC), Club Media Officer (CMO), dan Club Security Officer (CSO). Ketiga fungsi tersebut mengikuti assessment sebagai bagian dari proses untuk memperoleh Certificate of Completion.

Melalui pelaksanaan workshop ini, I.League berharap seluruh klub memiliki kesiapan operasional yang semakin baik, pemahaman yang seragam terhadap standar pertandingan, serta koordinasi lintas fungsi yang lebih efektif.