MALANG -- Pemain Arema FC, Samuel Otusanya menjadi salah satu pemain yang mencuri perhatian pada pekan keempat BRI Super League 2026/27 saat tim bangkit dari ketertinggalan dua gol melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Dia mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-2 pada laga yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (10/10) sore.
"Mencetak gol di stadion ini di hadapan para pendukung adalah perasaan yang sangat luar biasa. Untuk saat ini kami fokus pada proses ini, terus bekerja keras bersama-sama untuk memberikan hasil yang lebih baik lagi ke depannya," tutur pemain asal Nigeria itu.
Gol Samuel lahir ketika Arema FC berusaha mengejar ketertinggalan setelah Marcos Vinicius lebih dahulu memperkecil skor menjadi 1-2 pada menit ke-52. Berawal dari tendangan bebas di sisi kanan pertahanan Bhayangkara FC, bola diarahkan ke area depan gawang.
Dia berhasil menyambut umpan tersebut dengan sundulan yang tidak mampu dihentikan penjaga gawang Bhayangkara FC, Awan Setho. Gol itu membuat pertandingan kembali seimbang sekaligus menjaga harapan Arema untuk meraih hasil positif di kandang.
Namun, perjuangannya sepanjang pertandingan tidak berjalan mudah. Dia harus berhadapan dengan pemain bertahan Bhayangkara FC yang memberikan tekanan ketat.
"Mereka adalah pemain yang bagus. Namun sebagai penyerang, saya harus menemukan cara untuk melakukan tugas saya. Memang sulit, tetapi tugas saya adalah mencari kelemahan mereka dan mengandalkan kemampuan yang saya miliki untuk memberikan yang terbaik," ujar Samuel Otusanya.
Kini perjuangan tersebut akhirnya membuahkan hasil melalui gol penyama kedudukan yang membuat Arema terhindar dari kekalahan. "Ya, ini adalah pertandingan yang sulit dan kami sudah mengetahuinya sebelum pertandingan dimulai. Kami juga telah mempersiapkan diri dengan baik," kata pemain berusia 22 tahun itu.
"Selama pertandingan memang terasa sulit, tetapi kami berhasil bangkit dan memberikan energi lebih karena setelah babak pertama pelatih berbicara kepada kami," sambungnya.
Meski senang bisa memberikan kontribusi melalui gol, dia menegaskan bahwa satu poin bukan hasil yang sepenuhnya diharapkan.
"Pada akhirnya kami keluar dan berjuang. Kami menginginkan kemenangan, tetapi kami meraih hasil imbang. Kami tidak puas, tetapi ini menunjukkan level kompetisi dan level tim kami bahwa kami bisa terus berjuang," pungkas Samuel Otusanya.