Evaluasi Paruh Musim EPA Super League 2025/26

Evaluasi Paruh Musim EPA Super League 2025/26

20 Januari 2026

EPA SUPER LEAGUE U20 2025-2026

JAKARTA — Pada paruh musim EPA Super League 2025/26, Divisi Football Academy I.League menyelenggarakan meeting evaluasi bersama perwakilan direktur akademi dari 19 klub peserta. Pertemuan ini menjadi forum untuk merekap pelaksanaan kompetisi sejauh ini sekaligus membahas berbagai masukan menjelang paruh kedua musim.

EPA Super League merupakan kompetisi pembinaan usia muda untuk kategori U-16, U-18, dan U-20, yang menjadi bagian penting dalam pengembangan talenta muda sepak bola Indonesia. Kompetisi musim ini resmi dimulai pada 11 Oktober 2025 dan diikuti oleh seluruh klub peserta dalam format liga yang kompetitif.

Dalam pertemuan tersebut, Divisi Football Academy I.League memaparkan evaluasi paruh musim, mencakup capaian teknis, praktik baik yang telah berjalan, serta tantangan yang dihadapi klub akademi selama pelaksanaan kompetisi dan program pembinaan. 

"Setengah musim EPA Super League 2025/26 telah berlangsung dengan baik dan kompetitif, meskipun evaluasi terus dilakukan agar kualitas kompetisi, terutama di paruh kedua musim, semakin meningkat dan tetap sejalan dengan semangat pengembangan usia muda," ujar Manajer Football Academy I.League, Guntur Cahyo Utomo

Forum ini juga dimanfaatkan sebagai ruang dialog terbuka bagi klub untuk menyampaikan masukan terkait pelaksanaan kompetisi, termasuk dinamika pertandingan hingga pertengahan musim dan perkembangan performa masing-masing kelompok usia. Direktur Akademi Persebaya, Janu Ramadhanis, menilai bahwa intensitas kompetisi sejauh ini sudah berjalan baik dan perlu dipertahankan, dengan catatan tidak terdapat kendala substansial yang berarti selama musim berjalan.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Akademi Persija, Ricky Nelson, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelaksanaan kompetisi pada putaran kedua, khususnya dari sisi venue pertandingan dan tingkat kompetitif, agar EPA Super League dapat semakin optimal mendukung proses pembinaan pemain muda.

“Musim ini diawali dengan baik, adanya studi banding ke Spanyol membuat kita lebih mengenal kompetisi di level akademi di negara lain. Harapannya, dari EPA Super League 2025/26 lebih banyak mencetak pemain muda dengan prestasi gemilang,” ujar Rasiman, Direktur Akademi Persis Solo

Secara keseluruhan, pertemuan paruh musim ini mencerminkan komitmen bersama antara I.League dan klub-klub akademi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan pemain muda melalui kompetisi yang terkelola secara profesional. Dengan komunikasi yang intensif dan evaluasi berkelanjutan, EPA Super League diharapkan terus berkembang sebagai fondasi penting bagi masa depan sepak bola usia muda Indonesia.