JEPARA -- Persijap Jepara gagal memenuhi tekadnya untuk dapat mencatat kemenangan perdana di laga home di pekan ketiga BRI Super League 2026/27. Berlaga melawan Persib Bandung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20/9) malam, Laskar Kalinyamat kalah dengan skor tipis 1-2.
Kekalahan ini menjadi kekalahan ketiga secara beruntun yang didapat Persijap di awal musim baru ini. Sebelumnya, Persijap kalah 0-2 dari Madura United FC dan takluk 0-1 dari Borneo FC Samarinda.
Persijap sebenarnya sempat lebih dulu unggul lewat gol Pirulo dari titik putih menit ke-13. Namun kemudian Persib bangkit dan membalas dua gol dari Thom Haye menit ke-21 dan Uilliam Barros menit ke-54.
Laga lawan Persib sendiri menjadi pertandingan pertama Persijap bersama pelatih kepala Mario Lemos yang menggantikan Juan Cortes.
"Kedua tim sebenarnya tampil sama bagusnya di pertandingan ini. Sama-sama menyerang. Sama-sama ingin menang. Namun kita melakukan kesalahan (yang berakibat gol untuk Persib)," kata Mario Lemos.
Pelatih asal Portugal tersebut juga mengaku kecewa timnya kembali gagal meraih poin. Apalagi laga lawan Persib ini dijalani di kandang sendiri di depan suporter setia Persijap.
"Dalam sebuah pertandingan, sebuah tim harus mencetak gol lebih banyak dan juga tidak kebobolan. Di laga ini, kita memang bisa mencetak gol, tetapi kita kebobolan dua gol," ucap Mario Lemos lagi.
Pelatih dengan lisensi UEFA Pro ini juga sadar benar kekuatan lawan yang dihadapinya pada laga ini. Persib memang adalah tim juara bertahan yang mampu mengangkat mahkota juara tiga musim berturut-turut.
Hanya saja memang kekalahan Persijap ini menjadi kekalahan pertama dari Persib setelah di musim 2025/26 lalu Persijap menjadi satu-satunya tim yang tak bisa dikalahkan Maung Bandung.
Meski menelan kekalahan, namun Mario Lemos memberikan apresiasi pada performa anak asuhannya yang disebutnya sudah berjuang maksimal di lapangan hijau. Dia juga merasa senang karena Persijap telah kembali menemukan permainan terbaiknya lagi.