Diganjar Kartu Merah Beruntun, Leonard Ingatkan Pemain Deltras FC

Diganjar Kartu Merah Beruntun, Leonard Ingatkan Pemain Deltras FC

19 Oktober 2026

PEGADAIAN CHAMPIONSHIP 2026-27 DELTRAS FC

SIDOARJO -- Pelatih Deltras FC, Leonard Tupamahu mengingatkan anak asuhnya agar lebih mampu mengontrol emosi dan menjaga kedisiplinan di lapangan. Pasalnya, The Lobster beruntun menerima kartu merah dalam dua pertandingan terakhir Pegadaian Championship 2026/27.

Kartu merah itu diterima Deltras FC saat menghadapi Persela Lamongan pekan lalu dan menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Minggu (18/10). Bermain dengan 10 pemain dalam dua laga tersebut, Deltras FC harus puas meraih hasil imbang.

Saat menghadapi Persela, Deltras FC bermain imbang 1-1. Sementara ketika menjamu Persis Solo, The Lobster kembali gagal mengamankan kemenangan setelah pertandingan berakhir dengan skor 3-3.

Leonard mengakui, dua pertandingan terakhir menjadi tantangan berat bagi timnya karena harus bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap. “Buat saya ini sangat-sangat berat karena ini kedua kalinya kami bermain dengan 10 pemain,” ujarnya.

Dalam laga melawan Persela di Stadion Surajaya, Deltras FC harus kehilangan Ananta Krisna sejak menit ke-37 setelah mendapat kartu merah. Situasi serupa kembali terjadi ketika menjamu Persis Solo. Kali ini, Shulton Fajar harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah pada menit ke-22.

Leonard menyebut, situasi itu menjadi bahan evaluasi penting bagi timnya. Dia meminta para pemain belajar dari kesalahan yang terjadi, terutama dalam pertandingan-pertandingan krusial yang membutuhkan kedisiplinan dan konsentrasi tinggi.

Menurutnya, pemain harus mampu mengendalikan diri agar tidak melakukan tindakan yang justru merugikan tim dan memengaruhi hasil pertandingan. “Pemain harus belajar, terutama dalam partai-partai penting seperti ini. Kami mulai dengan 11 pemain, berakhir juga harus dengan 11 pemain,” tegasnya.

Pelatih berusia 43 tahun itu juga menyoroti tindakan pemain yang berpotensi mengarah pada pelanggaran tidak sportif. Dia berharap kebiasaan tersebut bisa segera dihilangkan agar Deltras FC tidak kembali kehilangan pemain akibat kartu merah.

“Harus belajar, harus tahu cara main yang ambil keras, tapi tidak terlalu kasar,” imbuhnya.

Deltras FC kini harus segera membenahi sejumlah kekurangan itu sebelum menjalani pertandingan berikutnya. The Lobster dijadwalkan bertandang ke markas Kendal Tornado FC pada Sabtu (24/10).