SERANG - Dewa United Banten FC akan kembali melanjutkan perjuangan mereka di ajang BRI Super League 2025/26 dengan menjamu Arema FC pada pekan ke-18. Pertandingan sarat gengsi ini akan digelar di kandang kebanggaan Dewa United, Stadion Internasional Banten, Serang, pada Senin (26/1) malam.
Menjelang laga krusial tersebut, Pelatih Kepala Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyampaikan optimisme sekaligus kewaspadaannya dalam sesi Pre-Match Press Conference yang berlangsung di Dewa United Arena, Tangerang, Minggu (25/01/2026) siang.
Pelatih asal Belanda itu mengawali dengan menyinggung laga terakhir Dewa United sebagai bagian penting dari proses persiapan tim. Menurutnya, pertandingan melawan Persijap bukan sekadar hasil, tetapi juga cerminan perkembangan permainan tim.
“Kami mengambil laga terakhir menghadapi Persijap menjadi bagian dari persiapan kami juga. Saya pikir akhirnya kami bermain sepak bola dengan struktur yang sesuai dan saya sukai. Saya pikir itu juga identitas klub kami dan bagaimana kami bermain,” ujarnya.
Lebih lanjut, pelatih berusia 62 tahun itu menekankan bahwa jeda kompetisi dimanfaatkan secara maksimal oleh timnya. Selain sesi latihan intensif, Dewa United juga menggelar laga uji coba berkualitas untuk menjaga ritme dan konsistensi permainan.
“Kami juga melakukan pertandingan persahabatan yang bagus selama jeda. Kami menang 3-1 menghadapi tim peringkat empat di Liga Korea. Saya pikir itu adalah hal yang sama jika kamu melihat bagaimana eksekusi di dalam laga oleh tim,” lanjutnya.
Dari sisi performa, tren positif mulai terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir. Meski demikian, Coach Jan tetap memilih bersikap realistis dan tidak terlena oleh statistik semata.
“Saya pikir dalam lima laga terakhir kami menang tiga kali, imbang satu kali, dan kalah satu kali. Tapi kami perlahan kembali ke jalur yang seharusnya,” tuturnya.
Namun demikian, fokus utama tim menurutnya tetap tertuju pada satu tujuan yaitu pertandingan berikutnya. Ia menyadari betul bahwa tantangan yang dihadapi Dewa United kali ini tidaklah mudah.
“Seperti biasa, cerminnya hanya berfokus di laga berikutnya. Arema tentu akan menjadi laga yang tidak mudah. Saya pikir mereka adalah tim yang lebih baik di Indonesia saat ini,” katanya.
Meski menyadari kekuatan lawan, sang pelatih menegaskan ambisinya. Ia berharap anak asuhnya mampu tampil dengan karakter permainan terbaik yang menjadi ciri khas Dewa United, sekaligus mengamankan hasil maksimal di kandang sendiri.
“Kami harus bersiap dengan baik, tapi satu hal yang saya harap adalah kami bisa bermain sepak bola yang kami bisa dan itu tentu hasilnya harus menang. Saya seperti idealis, di mana saya harus melakukan dan mencoba melakukan sepak bola yang indah,” pungkasnya.