BANDUNG -- Persib Bandung bersiap menjamu pemuncak klasemen sementara Dewa United Banten FC dalam laga pekan keempat BRI Super League 2026/27. Duel big match ini akan digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (11/10) pukul 19.00 WIB.
Menjelang pertandingan sarat gengsi ini, Dewa United datang dengan modal kepercayaan diri tinggi dan keunggulan kebugaran fisik. Anak asuh Osmar Loss saat ini kukuh di puncak klasemen dengan koleksi 10 poin setelah memanfaatkan jeda internasional dengan optimal untuk mematangkan taktik.
Sebaliknya, tuan rumah Persib Bandung dihadapkan pada tantangan jadwal yang sangat padat. Pangeran Biru baru saja menuntaskan laga di Tailan usai menang 3-1 atas Port FC, sehingga pelatih Igor Tolic diprediksi harus memutar otak dan melakukan rotasi karena waktu pemulihan yang hanya berjarak dua hari.
Pelatih Kepala Dewa United, Osmar Loss, menyambut antusias kembalinya laga resmi kompetisi domestik setelah jeda internasional. Ia bersyukur timnya memiliki waktu persiapan yang cukup ideal untuk memperbaiki berbagai aspek permainan berdasarkan evaluasi dari empat laga awal.
"Merupakan suatu kehormatan sekali lagi bisa kembali ke pertandingan resmi setelah jeda FIFA Matchday ini. Terima kasih karena kami memiliki waktu yang baik untuk mempersiapkan tim," ungkap Osmar Loss.
Lebih lanjut, pelatih asal Brasil ini menjelaskan bahwa jeda tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk menyesuaikan strategi serta memperbaiki pola permainan yang menjadi catatan evaluasi timnya.
"Kami berada di momen di mana waktu ini sangat penting untuk beberapa strategi, untuk menyesuaikan beberapa pola yang ingin kami tingkatkan, sesuai dengan apa yang kami catat dalam empat pertandingan pertama di liga," tambahnya.
Menanggapi rekam jejak Persib Bandung yang baru saja meraih hasil positif di kancah internasional serta berstatus sebagai juara bertahan tiga kali beruntun, Osmar Loss menegaskan bahwa timnya memberikan respek penuh. Namun, ia mengingatkan bahwa situasi kompetisi liga domestik memiliki dinamika yang berbeda, terutama terkait tantangan kebugaran lawan yang baru bermain dua hari sebelumnya.
"Ya, kami tahu bahwa tim yang menjadi juara tiga kali berturut-turut di liga adalah tim yang perlu kita hormati, dan di pertandingan internasional mereka mendapatkan hasil yang bagus, bermain tandang. Kami tahu ini adalah kompetisi yang berbeda, mereka bermain dua hari sebelumnya, bisa menjadi tantangan bagi mereka untuk memilih pemain yang tepat dengan kondisi yang segar untuk menghadapi kami saat ini," jelas Osmar.
Meski demikian, Osmar menegaskan bahwa penentu hasil akhir tetaplah perjuangan di atas lapangan hijau. Fokus utama skuadnya adalah menjalankan filosofi permainan mereka sendiri untuk menciptakan keunggulan, bukan teralihkan oleh status lawan di ajang internasional.
"Tetapi sepak bola ada di dalam lapangan, kita perlu menciptakan keuntungan kita, ini adalah hal yang paling penting bahwa kita bermain di liga sekarang, bukan pertandingan internasional," pungkasnya.