SURABAYA – Kekuatan serangan Persebaya Surabaya terancam lumpuh jelang pertandingan krusial pekan ke-21 BRI Super League 2025/26. Malik Risaldi dan Mihailo Perovic belum pasti tampil akibat cedera saat Persebaya menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (14/2) malam.
Malik mengalami cedera paha, sementara Perovic terkena cedera kepala. Keduanya tak mampu tampil penuh saat Bajul Ijo memenangi duel keras melawan Bali United FC dengan skor 3-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (7/2) kemarin.
"Kami tidak tahu (absen atau bermain), mari kita lihat setelah beberapa hari apakah mereka bisa pulih atau tidak," kata pelatih Persebaya Bernardo Tavares di sela-sela sesi latihan di Lapangan ABC, Kompleks Stadion GBT.
Perovic sudah tampil 18 kali dengan torehan empat gol, sementara Malik bermain 20 kali, menyumbang satu gol dan dua assist. Angka yang mungkin tak selalu mencolok, tapi kehadiran keduanya krusial dalam membuka ruang, menekan bek lawan, dan menjaga ritme serangan.
"Kami tidak tahu berapa banyak pemain yang akan kami miliki, tapi kami berharap (bisa pulih)," harap Tavares.
Tanpa mereka, variasi ofensif Persebaya berpotensi menyempit. Bukan hanya dua nama itu, beberapa pemain lain disebut belum sepenuhnya bugar. Sambil menunggu kabar baik dari tim medis, fokus taktik tetap berjalan.
"Kami kerjakan beberapa hal yang kami anggap penting, hal-hal yang kami lakukan kurang baik pada pertandingan terakhir, yang kami rasa perlu kami tingkatkan sebagai tim," aku pelatih asal Portugal itu.
Tim asal Kota Pahlawan itu kini di peringkat kelima dengan 35 poin, sedangkan Bhayangkara FC di posisi kesepuluh dengan 26 poin dari 20 laga BRI Super League 2025/26. Pada akhirnya, laga yang menentukan konsistensi papan atas ini bukan sekadar soal klasemen.