SURABAYA – Persita Tangerang dipaksa pulang dengan tangan hampa setelah menelan kekalahan tipis 0-1 dari tuan rumah Persebaya Surabaya dalam lanjutan BRI Super League 2025/26. Gol semata wayang Bajul Ijo yang lahir melalui Francisco Rivera pada menit ke-61 menjadi pembeda hasil akhir dalam laga yang berlangsung sangat ketat di Stadion Gelora Bung Tomo, Sabtu (4/4) malam.
Meski sempat mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang emas, tim berjuluk Pendekar Cisadane itu gagal mengonversi setiap kesempatan menjadi gol penyeimbang di Surabaya. Pelatih Persita, Carlos Pena, mengaku sangat kecewa dengan hasil akhir tersebut lantaran meyakini anak asuhnya layak membawa pulang setidaknya satu poin.
Ia menilai pertandingan berjalan seimbang dan lawan sebenarnya tidak memiliki banyak peluang berbahaya selain gol yang berhasil diciptakan oleh Rivera tersebut. Apalagi, Persita sebenarnya tampil cukup berani dengan menerapkan skema transisi cepat dan permainan terbuka untuk membongkar pertahanan rapat tim asal Kota Pahlawan itu.
"Kami sedih karena hasilnya, tetapi kami harus tetap melangkah maju setelah melakoni laga yang sangat menguras energi ini," ujar juru taktik asal Spanyol itu.
Peluang emas sempat lahir dari kaki Rayco Rodriguez serta situasi tendangan sudut pada paruh kedua, namun buruknya akurasi penyelesaian akhir membuat papan skor tidak berubah. Kegagalan mencetak gol ini menjadi sorotan tajam mengingat dalam dua laga sebelumnya Persita tampil sangat produktif dengan total koleksi delapan gol.
"(Sebelumnya) kami adalah tim yang mampu menciptakan banyak peluang melalui dominasi bola, namun pada laga ini akurasi kami memang tidak cukup baik," tambah Pena mengevaluasi kinerja timnya.
Senada dengan sang pelatih, penyerang Persita A. Nur Hardianto tidak dapat menyembunyikan rasa kecewanya atas hilangnya poin krusial di kandang lawan. Ia merasa seluruh elemen tim sudah bekerja keras sepanjang sembilan puluh menit untuk menjaga asa mencuri poin.
"Tentu kami kecewa karena seharusnya bisa mendapatkan poin, namun kami harus segera melupakan kekalahan ini dan fokus penuh menghadapi pertandingan selanjutnya," tegas Hardianto dengan nada optimistis.
Hasil minor ini membuat posisi Persita melorot ke tangga keenam klasemen sementara dengan raihan 41 poin. Sebaliknya, kemenangan tipis ini membawa Persebaya melonjak dua peringkat dari posisi ketujuh menuju peringkat kelima dengan koleksi 42 poin dari 26 laga yang telah dijalani. Selanjutnya Persita menjamu Arema FC yang dijadwalkan Jumat (10/4) mendatang.