Borneo FC Menjaga Asa di Tengah Persaingan Ketat

Borneo FC Menjaga Asa di Tengah Persaingan Ketat

5 Mei 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 BORNEO FC SAMARINDA

SAMARINDA - Perjalanan Borneo FC di pengujung BRI Super League 2025/26 memasuki babak paling krusial. Dengan hanya empat pertandingan tersisa, setiap laga kini bernilai lebih dari sekadar tiga poin merupakan penentu arah menuju tangga juara.

Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menyadari betul situasi tersebut. Namun alih-alih mengubah taktik, dia justru memilih mempertahankan fondasi yang telah dibangun sejak awal musim.

Kini memasuki pekan ke-31 tim akan melawan Persita Tangerang di Stadion Segiri Samarinda, Selasa (5/5) malam.

“Kami telah menjalani persiapan yang tenang untuk pertandingan ini. Kami punya waktu yang cukup untuk menganalisis lawan dan mengidentifikasi kebutuhan tim. Kami tetap fokus sejak awal kompetisi hingga saat ini,” ujarnya.

Bagi pelatih asal Brasil itu, konsistensi adalah kunci. Dia menolak godaan untuk melakukan perubahan besar di saat tekanan semakin tinggi.

“Kita sudah melakukan ini selama 30 pekan. Ini bukan hal baru, jadi tidak perlu mengubah apa pun. Masih ada empat pertandingan lagi, dan sejak awal saya bilang kita punya sembilan ‘final’,” ujar Fabio Lefundes.

Pendekatan tersebut mencerminkan kepercayaan penuh terhadap proses yang telah berjalan. Filosofi “satu pertandingan dalam satu waktu” menjadi pegangan utama tim.

Apalagi musim ini menghadirkan dinamika berbeda. Jika pada musim-musim sebelumnya juara bisa ditentukan lebih cepat, kini persaingan tetap terbuka hingga pekan-pekan akhir.

“Musim lalu juara sudah mengunci gelar di sekitar 65 poin. Sekarang kami dan tim lain sudah di angka 69 dan masih ada 12 poin tersisa. Belum ada yang pasti,” kata mantan pelatih Madura United itu.

Saat ini di tengah tekanan menuju gelar, Fabio Lefundes menekankan pentingnya menjaga fokus sepanjang laga berlangsung.

“Kalau ada masalah kecil, lupakan semuanya saat masuk lapangan. Ada target besar yang harus dicapai,” sambungnya.

Kondisi ini juga dirasakan oleh bek andalan, Christophe Nduwarugira. Dia melihat ketatnya kompetisi sebagai tanda kemajuan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

“Kalau dibandingkan musim lalu, sekarang kita belum tahu siapa juaranya. Artinya level kompetisi meningkat,” kata pemain asing asal Burundi itu.

Kini menghadapi Persita Tangerang di kandang sendiri menjadi kesempatan emas bagi Borneo FC untuk menjaga momentum. Dengan energi tersendiri karena dukungan suporter.

“Kami akan memberikan segalanya untuk menang dan menjaga tiga poin tetap di kandang,” pungkasnya.