Badai Cedera Hantui Persebaya Jelang Laga Kontra Madura United

Badai Cedera Hantui Persebaya Jelang Laga Kontra Madura United

14 April 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 PERSEBAYA SURABAYA

SURABAYA – Pelatih kepala Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, harus menghadapi tantangan berat menyambut laga pekan ke-28 BRI Super League 2025/26. Kondisi mental dan fisik Francisco Rivera dkk. bakal kembali diuji dengan tantangan berat menjamu Madura United FC di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (17/4) mendatang.

Hasil minor berupa kekalahan telak 3-0 saat bertandang ke markas Persija Jakarta pada laga sebelumnya meninggalkan persoalan serius yang harus segera dibenahi oleh tim pelatih Bajul Ijo. Tavares mengungkapkan bahwa krisis pemain menjadi faktor utama kegagalan timnya meraih poin di Jakarta.

Ketiadaan pemain kunci ini memaksa Tavares melakukan rotasi darurat yang berdampak pada stabilitas permainan tim di lapangan. Dia menambahkan bahwa keterbatasan pilihan pemain memaksanya melakukan perubahan taktik yang kurang ideal saat menghadapi Persija.

Di laga tersebut, pemain yang diturunkan pada babak kedua rata-rata merupakan mereka yang baru pulih dari cedera dan belum mencapai tingkat kebugaran 100 persen. Dengan kondisi fisik yang belum prima tersebut, aliran bola dan tekanan ke pertahanan lawan menjadi tidak maksimal.

"Sayangnya, kami memiliki banyak pemain yang tidak bisa membantu tim saat ini. Kami masih memiliki banyak pemain yang cedera dan yang lainnya sedang sakit," ujar Tavares ditemui jelang sesi latihan di Lapangan B Stadion Gelora Bung Tomo, Senin (13/4) sore.

Di sisi lain, calon lawan mereka, Madura United, datang dengan modal kepercayaan diri tinggi. Laskar Sape Kerrab baru saja meraih kemenangan tipis 2-1 atas tamunya, Persik Kediri, dalam laga bertajuk Derbi Jatim. Kemenangan tersebut tentu menjadi sinyal waspada bagi lini pertahanan Persebaya yang baru saja kebobolan tiga gol tanpa balas.

Menuju laga krusial ini, pelatih berusia 45 tahun itu terus berkoordinasi intensif dengan tim medis untuk memantau perkembangan pemain. Strategi persiapan tim kini sepenuhnya bergantung pada laporan ketersediaan pemain dari departemen tersebut sebelum menentukan starting eleven. Tavares berharap ada keajaiban medis agar beberapa pemain pilar bisa segera kembali merumput di GBT.

"Persiapan kami adalah menyiapkan para pemain yang ada agar siap tampil. Karena jika tidak ada kabar baik dari departemen medis, kami hanya memiliki pemain-pemain ini saja," tegas mantan pelatih PSM Makassar tersebut.

Duel bertajuk Derbi Suramadu ini akan menjadi ajang pembuktian siapa yang terbaik di wilayah jembatan penghubung Surabaya dan Madura tersebut. Kemenangan menjadi harga mati bagi Persebaya guna memutus tren negatif sekaligus mengamankan gengsi di hadapan pendukung sendiri.