JAKARTA -- Langkah yang dimulai dari tim junior Persija Jakarta akhirnya menemui momen perpisahan. Aditya Warman, gelandang muda berusia 21 tahun jebolan Persija Elite Pro Academy (EPA), pindah ke Borneo FC Samarinda sebagai bagian dari transfer Nadeo Argawinata dari Borneo FC ke Macan Kemayoran.
Aditya mendapatkan kesempatan promosi ke tim utama Persija pada Liga 1 2024/25 di era pelatih Carlos Pena. Pada musim itu pula, ia berhasil mendapatkan momen debutnya di laga kontra Semen Padang FC pada 6 Desember 2024 dan tercatat membukukan empat penampilan hingga akhir musim.
Memasuki musim keduanya di bawah kepelatihan Mauricio Souza pada Super League 2025/26, ia semakin matang sehingga mendapatkan kepercayaan lebih. Ia tampil dalam 11 pertandingan dan mencetak gol indah dari luar kotak penalti ke gawang Persijap (3/1) silam.
Kini, Adit siap menapaki bab baru dalam kariernya. Ia pun telah memiliki banyak bekal sebagai modal untuk bersaing di klub barunya.
“Tak semua perpisahan lahir karena ingin pergi. Ada kalanya perjalanan memang harus berakhir. Empat tahun bersama Persija mengajarkanku arti loyalitas, perjuangan, dan keluarga. Rasa bangga membela lambang ini (Persija) tidak akan pernah hilang. Terima kasih, Persija,” ucap Adit.
Sementara itu, sejatinya tak hanya Adit yang menjadi bagian dari skema transfer Nadeo ke Persija. Bek Timnas U-19 milik Persija, Ibrah Ohorella, juga ikut bersama Adit menuju Borneo FC.
Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mendoakan Adit dan Ibrah agar terus berkembang bersama Borneo FC.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Aditya Warman dan Ibrah Ohorella atas dedikasi yang telah mereka berikan selama menjadi bagian dari Persija. Sebagai dua pemain muda Persija, mereka memiliki potensi yang sangat baik. Semoga keduanya terus berkembang dan meraih kesuksesan dalam perjalanan berikutnya,” ujar Prapanca.