Awal Perombakan Arema FC, Tiga Pemain Resmi Berpisah dalam Sepekan Pertama Juni

Awal Perombakan Arema FC, Tiga Pemain Resmi Berpisah dalam Sepekan Pertama Juni

8 Juni 2026

BRI SUPER LEAGUE 2025-26 AREMA FC

MALANG - Memasuki awal bulan Juni, Arema FC mulai bergerak menyusun fondasi tim untuk menghadapi musim baru 2026/27.

Baru enam hari berjalan, manajemen tim sudah mengumumkan tiga nama yang dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuat musim depan, yakni Iksan Lestaluhu, Valdeci Moreira, dan Agusti Ardiansyah.

Keputusan tersebut menjadi langkah awal evaluasi tim setelah berakhirnya kompetisi musim lalu. Ketiga pemain datang dari latar belakang yang berbeda, mulai dari talenta muda binaan klub hingga pemain asing yang sempat menjadi motor serangan.

Namun, semuanya meninggalkan cerita dan kontribusi tersendiri selama mengenakan seragam Arema FC.

Iksan Lestaluhu menjadi salah satu nama pertama di bulan ini yang diumumkan berpisah dengan klub. Winger kiri asal Tulehu, Maluku, itu mengakhiri kebersamaan setelah kurang lebih dua tahun menjadi bagian dari keluarga besar tim.

Selama membela tim Singo Edan, pemain berusia 22 tahun tersebut mencatatkan 30 penampilan dan menyumbangkan dua gol. Dia juga sempat memperkuat Arema FC U20 dengan empat penampilan. Dalam perjalanannya, dia ikut menjadi bagian dari skuat yang menjuarai turnamen pra musim Piala Presiden 2024.

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi mengatakan keputusan berpisah tidak menutup peluang Iksan Lestaluhu untuk terus berkembang sebagai pemain profesional di masa depan.

“Usia yang sangat baik untuk terus berkembang sebagai seorang pesepak bola profesional. Kami mendoakan agar ia meraih kesuksesan di klub barunya nanti, mendapatkan lebih banyak kesempatan bermain, dan mampu mengembangkan seluruh potensinya," tutur pria yang biasa disapa Inal itu.

Selain itu Arema FC juga mengumumkan berakhirnya kerja sama dengan gelandang serang asal Brasil, Valdeci Moreira yang kontraknya habis pada 31 Mei 2026 lalu dan tidak diperpanjang untuk musim berikutnya.

Dia menjadi salah satu pemain yang cukup berpengaruh dalam membangun serangan tim musim lalu. Dalam 26 penampilan di BRI Super League 2025/26, dia mencatatkan lima gol dan dua assist.

Kreativitas dan kemampuannya mengalirkan bola dari lini tengah menjadikannya salah satu elemen penting dalam permainan Arema FC sepanjang musim.

Manajemen tim juga berharap perjalanan karier Valdeci setelah meninggalkan Malang dapat terus berkembang.

“Kami mendoakan agar Valdeci Moreira senantiasa diberikan kesuksesan dalam perjalanan karier berikutnya. Semoga pengalaman bersama Arema FC menjadi bagian berharga dalam kariernya, dan kami berharap ia dapat meraih prestasi terbaik bersama klub barunya di masa mendatang,” kata Yusrinal Fitriandi.

Selanjutnya nama ketiga yang diumumkan berpisah adalah penyerang muda Agusti Ardiansyah. Pemain berusia 18 tahun asal Tanjung Morawa, Sumatera Utara, tersebut hanya menjalani satu musim bersama Arema FC.

Sepanjang musim lalu, dia lebih banyak memperkuat tim U20 yang tampil di Elite Pro Academy (EPA) Super League. Bersama tim junior, dia mencatatkan 13 penampilan dan mencetak dua gol.

Meski belum sempat menjalani debut di tim senior, dia tercatat tiga kali masuk dalam Daftar Susunan Pemain pada kompetisi musim lalu. Pengalaman tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembelajarannya sebagai pemain muda.

Apalagi manajemen juga meyakini Agusti Ardiansyah masih memiliki masa depan panjang di dunia sepak bola Indonesia.

“Kami berharap ia dapat memperoleh lebih banyak kesempatan bermain dan terus berkembang di klub barunya nanti," ujar Yusrinal.

"Semoga pengalaman yang didapat selama berada di Arema FC menjadi bekal berharga untuk meningkatkan kualitas dan kematangannya sebagai pemain profesional. Kami mendoakan yang terbaik untuk perjalanan kariernya ke depan.” pungkasnya.