Arema FC Sudah Cetak 10 Gol, Marcos Santos Justru Ungkap Masalah di Lini Depan

Arema FC Sudah Cetak 10 Gol, Marcos Santos Justru Ungkap Masalah di Lini Depan

15 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 AREMA FC

MALANG -- Ketajaman Arema FC hingga pekan keempat BRI Super League 2026/27 ternyata belum sepenuhnya membuat pelatih Marcos Santos puas. Di balik produktivitas dia masih melihat persoalan dalam membangun koneksi permainan dengan penyerang nomor 9.

Secara statistik, lini serang Arema FC menunjukkan produktivitas yang menjanjikan. Dari empat laga, tim telah mencatatkan 10 gol, tujuh assist, serta 18 tembakan tepat sasaran dari total 34 percobaan.

Namun, dia menilai angka tersebut belum sepenuhnya mencerminkan keselarasan permainan antarpemain, terutama dalam menghubungkan lini tengah dengan ujung tombak.

Dia menjelaskan, perubahan komposisi skuad pada pergantian musim membawa konsekuensi terhadap proses pembentukan kerja sama tim. "Sebenarnya masalahnya adalah pergantian musim, kedatangan pemain-pemain baru, serta kesulitan membangun koneksi dengan pemain nomor 9. Namun, sudah ada peningkatan dari Lokolingoy dan Mauro. Jadi, itulah hal yang paling utama," tutur pelatih asal Brasil itu.

Kini selain memperbaiki koordinasi lini depan Arema FC, dia juga berusaha menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan.

Produktivitas gol menjadi modal penting, tetapi tim tetap membutuhkan organisasi permainan yang solid agar tidak mudah kehilangan kendali ketika lawan melakukan serangan balik.

"Tim mampu mencapai keseimbangan dalam bertahan, dengan mempertimbangkan komposisi pemain yang dimiliki dan peluang-peluang yang tercipta. Namun, sangat disayangkan, tim yang mencetak gol paling banyak di kompetisi ini adalah Arema," ujar Marcos Santos.

Catatan gol Arema menunjukkan bahwa peluang yang diciptakan mampu dikonversi menjadi hasil. Tantangan berikutnya adalah menjaga produktivitas tersebut secara konsisten sekaligus memperbaiki koneksi antarlini.

Untuk itu laga pekan kelima BRI Super League 2026/27 melawan Garudayaksa FC menjadi kesempatan baginya untuk melihat hasil evaluasi selama persiapan. Arema FC tidak hanya dituntut mempertahankan ketajaman, tetapi juga menunjukkan pola serangan yang semakin terorganisasi.

Tim akan menjalani laga tandang ke Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (17/10) sore.