Kebugaran Jadi Kunci Persija Jaga Performa di Jadwal Padat

Kebugaran Jadi Kunci Persija Jaga Performa di Jadwal Padat

6 Oktober 2026

BRI SUPER LEAGUE 2026-27 PERSIJA JAKARTA

DEPOK -- Rangkaian pertandingan dengan jarak yang berdekatan mulai menanti Persija Jakarta pada Oktober 2026. Dalam kurun 22 hari, Macan Kemayoran harus menjalani lima pertandingan BRI Super League 2026/27 yang menuntut kesiapan fisik sekaligus konsistensi performa.

Persija akan mengawali periode tersebut dengan dua laga tandang, masing-masing menghadapi PSIM Yogyakarta pada 10 Oktober 2026 dan Persita pada 17 Oktober 2026. Empat hari berselang, Persija kembali bermain dengan menjamu Arema FC (21/10), dilanjutkan pertandingan melawan Persik (26/10). Periode padat itu ditutup dengan lawatan ke markas Dewa United Banten FC (31/10).

Situasi tersebut membuat aspek kebugaran menjadi salah satu perhatian utama Shin Tae-yong. Pelatih Persija itu menyadari bahwa kemampuan tim untuk mempertahankan performa tidak hanya ditentukan oleh kesiapan teknis dan taktik, tetapi juga kondisi fisik pemain sepanjang periode pertandingan.

Kedalaman skuad yang dimiliki Persija memberi Shin Tae-yong sejumlah pilihan dalam menghadapi jadwal tersebut. Namun, rotasi pemain bukan satu-satunya faktor yang harus diperhatikan. 

Pengelolaan beban latihan, waktu pemulihan, hingga kesiapan setiap pemain untuk tampil ketika dibutuhkan menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan tim.

Shin Tae-yong menilai pemulihan harus mendapat perhatian serius, terlebih ketika pertandingan berlangsung dengan jeda yang relatif singkat dan disertai perjalanan tandang.

“Saya pikir kondisi tubuh adalah yang paling penting. Selain itu, kami harus memanfaatkan waktu istirahat yang baik dalam jarak perjalanan dari pekan ke pekan. Saya pikir, istirahat dan pengaturan kondisi tubuh menjadi sangat penting dalam menghadapi situasi seperti itu,” kata Shin Tae-yong.

Perhatian terhadap kondisi fisik tersebut menjadi semakin relevan melihat awal musim Persija yang berjalan positif. Tiga pertandingan pertama berhasil dilewati dengan kemenangan atas Borneo FC 1-0, Persib Bandung 2-1, dan Java United FC 1-0.